LATAR BELAKANG

Salah satu tujuan Millenium Development Goal’s (MDG’s) adalah menurunkan angka kematian bayi dan anak. Anak merupakan sumber daya pembangunan yang membutuhkan dukungan dalam proses tumbuh kembangnya. Tumbuh kembang anak telah dimulai sejak konsepsi dan akan terus berlangsung sampai kelahiran dan pada periode selanjutnya. Periode segera setelah lahir, bayi harus beradaptasi dengan lingkungan di luar rahim. Namun ternyata, penyesuaian ini menjadi lebih sulit pada bayi dengan risiko tinggi seperti bayi prematur dan berat badan lahir rendah (BBLR). Bayi prematur dan BBLR masih merupakan permasalahan dunia hingga saat ini karena merupakan salah satu penyebab kematian bayi baru lahir.

Bayi, khususnya bayi dengan risiko tinggi terutama bayi dengan prematur dan berat badan lahir rendah, memerlukan stimulus yang adekuat dari lingkungan untuk tumbuh dan berkembang. Namun ternyata, perawatan di lingkungan intensif menyebabkan stimulus yang berlebihan dan menyebabkan stres pada bayi dan selanjutnya dapat mengganggu fungsi keseimbangan fisiologis, meningkatkan respon nyeri pada bayi, mengganggu keseimbangan tidur dan berpotensi mengganggu perkembangan kognitif dan psikologis bayi dalam jangka panjang.

Strategi perawatan yang dapat dilakukan untuk mengoptimalkan fungsi-fungsi fisiologis, pertumbuhan dan perkembangan pada bayi risiko tinggi adalah dengan prinsip developmental care atau asuhan perkembangan. Developmental care merupakan asuhan yang memfasilitasi perkembangan bayi melalui pengelolaan lingkungan perawatan dan observasi perilaku bayi sehingga bayi mendapatkan stimulus lingkungan yang adekuat. Stimulus lingkungan yang adekuat menyebabkan terjadinya peningkatan stabilisasi fisiologis tubuh dan penurunan stres.

Tujuan dari pelaksanaan developmental care adalah minimalisasi potensi terjadinya komplikasi jangka pendek dan jangka panjang sebagai akibat pengalaman hospitalisasi di ruang perawatan intensif. Adapun pengenalan terhadap perilaku bayi, termasuk pengenalan terhadap kerentanan fisik, fisiologis dan emosional merupakan hal yang mendasari pemberian developmental care ini.

Pelaksanaan developmental care sangat penting dilakukan untuk memfasilitasi pertumbuhan dan perkembangan bayi, terutama bayi dengan risiko tinggi dan mencegah dampak jangka pendek dan jangka panjang akibat proses perawatan di ruang intensif dan akibat berbagai penyimpangan kondisi fisiologis bayi risiko tinggi. Namun, pada praktiknya, prinsip developmental care ini pada sebagian besar pelayanan kesehatan yang merawat neonatus dan bayi masih belum diterapkan akibat belum terpaparnya praktisi kesehatan, termasuk perawat mengenai pentingnya developmental care dalam pengelolaan bayi prematur dan berat badan lahir rendah serta masih kurangnya sarana dan prasarana yang dimiliki oleh berbagai instansi dalam penerapan developmental care pada bayi.

Permasalahan dilahan praktik saat ini, sebagian besar instansi pemberi pelayanan kesehatan pada bayi dan anak, belum menerapkan prinsip developmental care dalam merawat bayi terutama bayi dengan prematur dan berat badan lahir rendah yang kemungkinan berhubungan dengan minimnya pengetahuan serta keterampilan personal. Hal ini membuat peran serta tenaga kesehatan khususnya perawat belum maksimal dalam melakukan perawatan bayi dengan risiko tinggi, akibatnya banyak bayi dengan risiko tinggi yang kurang optimal proses pertumbuhan dan perkembangannya sebagai dampak dari proses hospitalisasi dan gangguan fisiologis pada bayi risiko tinggi. Mengingat hal tersebut, dipandang perlu untuk mengadakan suatu kegiatan untuk menyebarluaskan konsep dan praktik dari developmental care ini baik untuk tatanan klinik maupun komunitas.

Menindak lanjuti hal tersebut maka dalam rangka Dies Fakultas Keperawatan Universitas Padjadjaran yang ke-XIX, F.Kep Unpad akan menyelenggarakan kegiatan seminar sehari bekerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Provinsi Jawa Barat. Kegiatan ini mengambil tema yaitu “Peningkatan Pelayanan Kesehatan Pada Neonatus melalui Implementasi Developmental Care”.

 

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>